Kompetensi Profesional Guru dalam Lanskap Pendidikan yang Berbeda

Studi di Pesantren dan Sekolah Umum

Penulis

  • Daimatussalimah Daimatussalimah UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia
  • Salsabilla Nofita Sari UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia
  • Ade Irma UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia
  • Rena Revita UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58472/jipsh.v1i2.53

Kata Kunci:

Professional Competence, Teachers, Learning Innovation, Collaboration, Education

Abstrak

This research specifically aims to describe relevant strategies, challenges and innovations in developing teachers’ professional competencies. The focus of this research is to compare practices in two educational institutions with very different characteristics, namely Pondok Pesantren Al-Ihsan Boarding School (IBS) and SMP Negeri 23 Pekanbaru. The research method used is a qualitative approach, relying on the main technique of in-depth interviews conducted with a number of teachers from both institutions. The results clearly show the differences in approaches; teachers at Pondok Pesantren IBS tend to develop their competencies through direct practice in the pesantren environment and informal collaboration among fellow teachers, while teachers at SMP Negeri 23 Pekanbaru make more use of formal training programs organized by the education office as well as the Subject Teacher Consultation Forum (MGMP). In addition, this study also uncovered some common challenges faced by teachers, such as heavy administrative burdens and difficulties in adapting to new technologies. In response to these challenges, creative solutions were found to be implemented, for example through participatory observation in the classroom and the integration of Information and Communication Technology (ICT) in the learning process. The contribution of this research lies in a deeper understanding of the importance of competency development approaches.

Referensi

Anggraeni, A. N. (2024). Manajemen pembelajaran berbasis Information Communication and Technology (ICT) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MTs Muhammadiyah 01 Kabupaten Purbalingga. Repository UIN Saizu.

Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning policy institute. https://doi.org/10.54300/122.311

Depdiknas. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas.

Desimone, L. M., & Garet, M. S. (2019). Best practices in teacher’s professional development in the United States. Psychology, Society, & Education, 11(3), 252–263. https://doi.org/10.25115/psye.v11i3.2301

Dewinta Sari, D. A., Padilah, F., Hanum Siregar, H., & Anggraini, E. S. (2024). Peran guru dalam membangun keterampilan komunikasi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(1), 232–234.

Efendi, M., & Sholeh, A. (2023). Manajemen sumber daya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 145–158.

Efendi, N., & Sholeh, M. I. (2023). Dinamika sosial dalam proses pengambilan keputusan dalam manajemen pendidikan Islam. Attanwir: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 14(2), 45–67.

Fahmi, M., & Susanti, D. (2023). Pendekatan kebijakan yang tidak seragam namun responsif terhadap konteks lokal dalam reformasi pendidikan guru. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 15(2), 123–135.

Fullan, M., & Hargreaves, A. (2016). Bringing the profession back in: Call to action. Centre for Strategic Education.

Halim, R. A. (2024). Analisis hambatan dan tantangan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran matematika di MTs 3 Tidore. Juanga: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 10(2), 219–234. https://doi.org/10.59115/juanga.v10i2.187

Hargreaves, A., & O’Connor, M. T. (2018). Collaborative professionalism: When teaching together means learning for all. Corwin Press.

Hidayat, R. (2019). Inovasi pembelajaran oleh guru dalam keterbatasan sumber daya. Jurnal Pendidikan, 20(3), 312–320.

Kristiawan, M., & Rahmat, A. (2018). Peningkatan profesionalisme guru dalam implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Kependidikan, 8(1), 24–35.

Lestari, I., & Pratama, M. H. (2020). Pemanfaatan TIK sebagai media pembelajaran dan sumber belajar oleh guru TIK. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 4(2), 95–102. https://doi.org/10.29408/edumatic.v4i2.2634

Lestari, N. (2020). Integrasi teknologi dalam pembelajaran: Tantangan guru di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 56–68.

Maulana, H., & Hamdan, A. (2021). Guru reflektif terhadap perubahan karakter siswa: Implikasi bagi pengembangan profesionalisme. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 150–162.

Mashur, M., Iswandi, T., & Yaqin, L. N. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi integrasi TIK dalam proses pembelajaran pada pondok pesantren di Lombok Timur. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 5(2), 278–287. https://doi.org/10.29408/edumatic.v5i2.4155

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publications.

Mu’minin, B. A. (2024). Implementasi nilai-nilai guru penggerak dalam mewujudkan Merdeka Belajar pada pembelajaran pendidikan agama. Repository UIN KHAS Jember.

Mulyasa, E. (2013). Kurikulum 2013: Mengembangkan kompetensi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Oktaviani, R., & Ramayanti, A. (2023). Tantangan implementasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di sekolah dasar: Studi kasus di daerah 3T. Jurnal Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(2), 123–135. https://doi.org/10.31004/edukatif.v9i2.7963

Opfer, V. D., Kaufman, J. H., & Thompson, L. E. (2020). Implementation of evidence-based teacher professional learning: Challenges and strategies. RAND Corporation. https://www.rand.org/pubs/research_reports/RR3057.html

Pratiwi, R., Nugroho, A., & Lestari, S. (2021). Penguasaan TIK oleh guru sebagai prasyarat untuk keberhasilan pembelajaran abad ke-21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(1), 45–58.

Puspendik. (2022). Laporan nasional hasil survei internasional pendidikan 2022. Jakarta: Balitbang dan Perbukuan.

Rizqi, M. A., & Kurniawan, D. (2020). Inovasi pembelajaran berbasis tantangan institusional: Studi kasus pada guru sekolah menengah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 89–102.

Supriatna, A. (2018). Problematika profesionalisme guru di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 11–19.

Supriatna, N. (2018). Problematika profesionalisme guru di Indonesia: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 23(3), 245–258.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Wulandari, R. (2022). Strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 17(1), 45–52. https://doi.org/10.23887/jpe.v17i1.2717

Wulandari, R., Sari, A. W., & Helda, T. (2022). Efektivitas pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Alinea: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 154–163. https://doi.org/10.37304/alinea.v2i2.295

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-01

Cara Mengutip

Daimatussalimah, D., Sari, S. N., Irma, A., & Revita, R. (2025). Kompetensi Profesional Guru dalam Lanskap Pendidikan yang Berbeda: Studi di Pesantren dan Sekolah Umum. Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(2), 155–164. https://doi.org/10.58472/jipsh.v1i2.53

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.