Konsep Tazkiyah An-Nufūs Perspektif Ibnu Miskawaih dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter

Studi Kitab Tahżīb al-Akhlāk

Penulis

  • Nuning Kartikasari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Fajar Rachmadhani Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58472/jipsh.v2i1.116

Kata Kunci:

Tazkiyah An-Nufūs, Character, Education

Abstrak

Education plays an important role in shaping people’s personality and characters. This is in accordance with the objectives of national education as stated in Law No. 20 of 2003, Article 3 concerning the National Education System, that national education serves to develop abilities and shape the character and civilization of a dignified nation to enlighten the nation's life. National education aims to develop the potential of students to become human beings believing and fearing the Almighty God, have noble characters, are healthy, knowledgeable, capable, creative, and independent, as well as becoming democratic and responsible citizens. This study aims to analyze and describe the concept of tazkiyah an-nufūs from Ibn Miskawayh's perspective and the relevance of the concept of tazkiyah an-nufūs from Ibn Miskawayh's perspective on character education. The research method employed qualitative with descriptive analysis, where the data sources were obtained from primary data, namely the book of Tahżīb al-Akhlāk wa Taṭhīr al-A'rāq and secondary data sourced from journals, articles, and theses related to this research topic. Then, the analysis technique used applied three steps of data reduction, data reduction, and conclusion drawing. The results of this study suggest that the concept of tazkiyah an-nufūs from Ibn Miskawayh consists of four concepts: Hikmah (wisdom), ̀'Iffah (self-control), Syaja ̀ah (courage), and ̀Adalah (justice). Then, between the concept of tazkiyah an-nufūs from Ibn Miskawayh and character education in Indonesia, there is a relevance between the four concepts above and the eighteen-character values instilled in all schools in Indonesia.

Referensi

Afrizal, S., Kuntari, S., Setiawan, R., & Legiani, W. H. (2020, November). Perubahan sosial pada budaya digital dalam pendidikan karakter anak. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 3, No. 1, pp. 429-436).

Febriyani, N. I., & Nursikin, M. (2024). Konsep Pendidikan Karakter Menurut Hasan Al-Banna dan Ibnu Miskawih. Jurnal Sosial dan Sains (SOSAINS), 4(6). https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v4i6.1400

Hardiantoro, A. & Hardiyanto, S. (2023). Kronologi dan Dugaan Motif Siswa MA di Demak Bacok Leher Sang Guru. Retrieved January 6, 2025, from https://www.kompas.com/tren/read/2023/09/26/071500165/kronologi-dan-dugaan-motif-siswa-ma-di-demak-bacok-leher-sang-guru?lgn_method=google&google_btn=onetap

Miskawaih, A. A. A. (1985). Tahdibul Akhlak Wa tathirul a’raq. Lebanon, Bairut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Purna, T. H., Prakoso, C. V., & Dewi, R. S. (2023). Pentingnya karakter untuk pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 2(1), 192-202. https://doi.org/10.58192/populer.v2i1.614

Purnomo, S. (2014). Pendidikan karakter di Indonesia: Antara asa dan realita. Jurnal kependidikan, 2(2), 66-84. https://doi.org/10.24090/jk.v2i2.553

Sari, H. P. (2023). Pendidikan Karakter di Era Society 5.0: Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(2), 348-361. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2023.vol8(2).15026

Setiawan, F., Hutami, A. S., Riyadi, D. S., Arista, V. A., & Al Dani, Y. H. (2021). Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 4(1), 1-22. https://doi.org/10.23971/mdr.v4i1.2809

Slamet, S., Fitria, M., & Irawan, V. W. E. (2024). Peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SMK NU Darussalam Kecamatan Srono. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(3), 298-305. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i4.495

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriyanto. (2022). Filsafat Akhlak Ibnu Miskawaih. (A. R. Budhi, Ed.) (Cetakan Pe). Banyumas: CV. Rizquna.

Taqwa, U. A., & Septrianto, W. (2023). Tahdzibul Akhlak Menurut Ibnu Maskawih Dan Urgensinya Dalam Dunia Pendidikan. Educatia: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam, 13(1), 1-17. https://doi.org/10.69879/wc81c138

Triwibowo, D. S. (2024). Dendam Pernah Dihukum, Bocah Bunuh Gurunya Pakai Pisau Dapur di Palangka Raya. Retrieved January 6, 2025, from https://www.kompas.id/artikel/dendam-pernah-dihukum-bocah-bunuh-gurunya-pakai-pisau-dapur-di-palangka-raya

Ulum, M. A., & Slamet, S. (2025). The Implementation of The Kaleng Impian Program in Character Education for Students. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 14(1), 241-255. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v14i1.2109

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-19

Cara Mengutip

Kartikasari, N., & Rachmadhani, F. (2026). Konsep Tazkiyah An-Nufūs Perspektif Ibnu Miskawaih dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter: Studi Kitab Tahżīb al-Akhlāk. Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(1), 19–32. https://doi.org/10.58472/jipsh.v2i1.116

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama