Membahas Optimalisasi Pencegahan dan Advokasi Kasus Bullying dalam Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.58472/jkpi.v1i2.48Kata Kunci:
Optimalisasi, Pencegahan, Advokasi, Bullying, PesantrenAbstrak
Akhir-akhir ini banyak berita tentang kasus bullying di beberapa pesantren. Penelitian ini membahas optimalisasi pencegahan dan advokasi kasus bullying dalam pesantren. Teknik analisa datanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah hal-hal yang sesuai dengan fokus dan tujuan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa tindakan bullying merupakan tindakan yang menyakitkan baik secara fisik maupun non fisik dari orang yang melakukannya kepada korban, seperti menjahili, memukul, menendang, mengejek, mencaci, menggosip, memaki, membentak, mengucilkan, mengintimidasi, menekan, mendisriminasi, dan mengabaikan. Cara mencegah bullying dalam pesantren dapat dilakukan dengan memahamkan kepada santri tentang ayat-ayat Al-Quran yang telah melarang tindakan bullying. Misalnya, Surat An-Nisa ayat 30 yang melarang berbuat aniaya terhadap orang lain. Surat Al-Hujurat ayat 11 yang melarang melakukan tindakan merendahkan, mengejek, dan mencaci orang lain. Bahkan masih banyak lagi ayat-ayat Al-Quran yang berisi pelarangan tindakan bullying. Selain itu, cara mencegah tindakan dan mengadvokasi bullying dalam pesantren dapat dilakukan dengan empat metode, yaitu metode pendekatan, metode konsekuensi, metode khusus, dan metode kegiatan. Sedangkan untuk mencegah tindakan bullying di pesantren juga dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pencegahan dengan kesadaran spiritual, pencegahan dengan cara menjaga keharmonisan serta memutus lingkar masalah, dan pencegahan dengan menghilangkan sifat inferior serta mengasah kemampuan asertif.
Unduhan
Referensi
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Amri, N. (2019). Perilaku Bullying di Pondok Pesantren Studi Fenomenologi Bullying di Asrama Al Risalah Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya).
Badan Kontak Profesi Hukum Lampung (1977). Simposium Tentang Penegakan Hukum Dalam Mensukseskan Pembangunan. Bandung: Alumni.
Chakrawati, F. (2005). Bullying Siapa Takut. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Coyne, M. C. D. (2011). Bullying In Different Contexs. Amerika Serikat: Cambridge Universty Press.
Fakih, dkk., M. (2000). Merubah Kebijakan Publik. Jakarta: Readbook.
Hadi, S. (2004). Metodologi Research Jilid 1. Yogyakarta: Andi Offset.
Mardalis. (2006). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.
Muhadjir, N. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Mukharrom, M. T. (2004). Teologi Advokasi. Al-Mawarid: Jurnal Hukum Islam, 12.
Nazir, M. (2003). Metodologi Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Shofwan, A. M. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Di Pondok Pesantren Miftahul Huda Sekardangan Blitar. Abdimas Galuh, 4(1), 85-92.
Shofwan, A. M. A. M. (2023). Internalization of Multicultural Islamic Religious Education at the Bustanul Mutaallimin Dawuhan Islamic Boarding School, Blitar City. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(3), 36-45.
Shofwan, A. M., & Farantika, D. (2022). Pendidikan Multukultural Berdasarkan Al-Quran Dan Al-Hadist Di Pesantren. Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 11(1), 47-60.
Slamet, S. (2017). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying pada siswa-siswi di MTs Darul Karomah Singosari Kabupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Sofyan, N. H. (2019). Bullying di desantren: Interaksi Tasawuf dan Teori Pengembangan Fitrah dalam Pendidikan Islam. Journal of Islamic Studies and Humanities, 4(1), 74-103.
Suharto, E. (2009). Pekerjaan Sosial di Dunia Industri. Bandung: Refika Aditama.
Sunggono, B. dan Harianto, A. (2009). Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia. Bandung: CV. Mandar Maju.
Tim Penterjemah Al-Quran Departemen Agama Republik Indonesia. (1995). Al-Quran dan Terjemahan. Jakarta: Depag RI.
Tim Penulis. (2022). Term of Reference Madrasah Advokasi Optimalisasi Advokasi dalam Implikasi dan Fungsi Pelajar NU Menuju Era Society 5.0. Blitar: Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Blitar.
Tim Yayasan Semai Jiwa Amini (2008). Bullying Mengatasi Kekerasan di Sekolah dan Lingkungan Sekitar Anak. Jakarta: Grasindo.
Yuliana. (2017). Peran Pengasuh dalam Penanganan Bullying di Pesantren Darul Ihsan Aceh Besar. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry).
Zulyadi, T. (2014). Advokasi sosial. Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah, 20(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


